Jurusan PLB FIP UNP Menyelenggarakan International Conference bertajuk “Improving Special Education Quality and Social Inclusion at Digital Era”

Tidak di pungkiri lagi bahwasanya di era digital ini informasi sangat mudah di akses. Bahkan di era digital ini setiap masyarakat dituntut agar dapat mengikuti perkembangan zaman. Termasuk di dunia pendidikan, yang saat ini tidak terlepas dari maraknya teknologi yang digunakan. Saat ini topik yang sedang hangat untuk di perbincangkan adalah mengenai teknologi di era digital, hampir disetiap event kegiatan-kegiatan seminar, workshop dan conference selalu membahas mengenai teknologi di era digital. Hal ini juga mendasari Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang (PLB FIP UNP) mengangkat sebuah kegiatan International Conference on Special Education and Social Inclusion dengan bertemakan “Improving Special Education Quality and Social Inclusion at Digital Era”. Kegiatan ini diselanggarakan selama dua hari yaitu pada tanggal 10-11 September 2018 di Aula Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang.

Acara ini dibuka langsung oleh Bapak Dr. Alwen Bentri, M.Pd. selaku Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang yang mewakili Rektor UNP menyampaikan bahwasanya banyak isu-isu yang sedang hangat dibicarakan terkait dengan tema International Conference ini. Di hadapan peserta Bapak Dekan menyebutkan  bahwa dampak kongrit dari lompatan kemajuan dibidang teknologi informasi yang begitu cepat dan meluas telah memicu penyelenggara pendidikan inklusi untuk berbenah diri. Di Era digital yang begitu pesat ini juga dapat mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

Ketua Jurusan PLB FIP UNP, Dr. Marlina, S.Pd., M.Si. mengatakan, bahwa dalam menghadapi kemajuan teknologi informasi di lingkungan Pendidkan Luar Biasa diperlukan pemahaman yang mendalam terhadap berbagi pengalaman untuk pengembangan diri penyelenggaran pendidikan inklusi maupun untuk keperluan pendidikan nasional. Seperti yang disampaikan pada saat wawancara

“Kami akan mewadahi dan menghimpun berbagai pemikiran penyelenggara pendidikan inklusi perlu dilakukan untuk mengakomodasi semua peserta didik tanpa terkecuali,” , Senin (10/9).

Pada Internaasional Conference ini Prof. Dr. Mega Iswari, M.Pd. selaku ketua pelaksanapun menyampaikan bahwa “saat ini sekolah-sekolah khusus sangat membutuhkan ide-ide baru yang bermanfaat bagi anak-anak berkebutuhan khusus”. Kegiatan ICSESI ini mendatangkan narasumber yang sangat ahli dibidang pendidikan khusus dan pendidikan inklusif sehingga dirasa sangat tepat dalam membiacarakan tema yang di usung tersebut. Narasumber yang diundang berasal dari 4 negara yaitu, Prof. Dr. Mega Iswari (Universitas Negeri Padang, Indonesia), (Assoc) Prof. David Evans, Ph.D (University of Sydney, Australia),  Kanokporn Vibulpatanavong, Ph.D (Srinakharinwirot University, Thailand) dan (Assoc) Prof. Mohd Hanafi (University Kebangsaan Malaysia).

sumber: Humas UNP

 

Selain menyelenggarakan International Conference kegiatan ini juga digunakan untuk pembentukan Ikatan Alumni Jurusan PLB FIP UNP. Hal ini dilakukan karena hampir peserta yang hadir merupakan guru-guru yang berlatar belakang Pendidikan Luar Biasa sehingga sangat tepat untuk membentuk ikatan alumni. Pada hari kedua kegiatan para peserta disuguhi penampilan yang sangat istimewa dari salah satu mahasiswa PLB FIP UNP yang saat ini telah menjadi seorang penyanyi dangdut profesional yaitu Arif Firman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *